Perkuat Komitmen Layanan, BRMP Kalteng dan SMKN 7 Palangka Raya Tandatangani Perjanjian Kerja Sama
PALANGKA RAYA – Dalam rangka memperkuat layanan pendampingan penerapan modernisasi pertanian, BRMP Kalimantan Tengah bersama SMK Negeri 7 Palangka Raya secara resmi menandatangani perjanjiaan kerjasama sebagai bentuk komitmen memperkuat kerja sama dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kepala SMK Negeri 7 Palangka Raya, Anwar S, S.Pd., M.M., dengan Kepala BRMP Kalimantan Tengah, FX. Lilik Tri Mulyantara, S.TP., M.Si., Ph.D., ini dilaksanakan pada hari Selasa (23/9/2025) di ruangan AOR BRMP Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Kepala SMKN 7 Palangka Raya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada BRMP Kalteng atas dukungannya selama ini, terutama dalam pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa/i. Seiring dengan tuntutan kurikulum, pelaksanaan kerjasama ini tidak hanya sebatas pelaksanaan PKL bagi siswa/i, tapi SMK N 7 Palangka Raya juga membutuhkan pendampingan dalam penyelarasan kurikulum agar sesuai dengan tuntutan dunia kerja dan dunia industry. Selain itu, untuk meningkatkan kompetensi guru-guru produktif bidang pertanian, SMK N 7 Palangka Raya juga mengharapkan pendampingan dalam pelaksanaan program Teaching Factory (TEFA).
Sementara itu, Kepala BRMP Kalteng, FX. Lilik Tri Mulyantara, menegaskan bahwa pihaknya juga memiliki harapan yang sama, yakni semakin eratnya hubungan kemitraan dengan SMKN 7 Palangka Raya. Sebagai bentuk layanan publik, BRMP Kalteng siap menjadi mitra strategis dalam pendampingan pengembangan SMK, baik bagi siswa, guru-guru maupun program-program pengembangan kurikulum yang akan dilaksankan oleh sekolah sesuai dengan komitmen kerjasama yang sudah ditandatangani. “Kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam menyiapkan generasi muda agar memiliki keahlian yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya di sektor pertanian modern,” ungkapnya.
Melalui penandatanganan perjanjian kerja sama ini, kedua belah pihak sepakat untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pemerintah yang akan mendorong terwujudnya lulusan SMK yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era pertanian modern.